Konsep utama pemrograman berorientasi
objek adalah melakukan permodelan objek dari kehidupan nyata ke dalam tipe data abstrak, yaitu
merupakan konsep pemrograman untuk memodelkan objek yang kita gunakan dalam kehidupansehari-hari.Setiap objek dalam kehidupan nyata dapat kita
pandang sebagai kelas, misalnya kelas
Hewan, kelas Manusia, kelas Mobil. Sedangkan objek dari kelas tersebut misalnya kucing dan burung untuk
kelasHewan, Indra dan Deni untuk kelas Manusia serta Toyota dan Daihatsu untuk kelas Mobil.Kemudian dari setiap objek
tersebut memiliki State/ Atribut (Variable) dan Behavior (Method).
Contoh Beberapa Objek Type data :
- Events
- Relational
-Judgements
State/Attribute Adalah berbagai variable
yang mengitari class yang nilai datanya bisa ditentukandi object, atau segala sesuatu yang
berhubungan dengan karakteristik objek,seperti Tipe, Model, Warna.
Misalnya “Warna cat rumah itu adalah biru langit.”,dari
pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa Rumah adalah sebagai objek,dan
warna cat sebagai atributnya. Contohnya di dalam pemrograman java:
String nama,alamat;
Behavior/Method
Behavior/Method adalah implementasi dari
bagaimana bekerjanya sebuah class,atau dengan kata lain method merupakan segala
sesuatu yang dapat dilakukanoleh object. Method dapat memanipulasi data,
perhitungan matematika dan memonitor kejadian dari suatu even. Sebagai contoh
untuk objectperhitungan_nilai_mahasiswa , methodnya adalah cara Masukan
Nama Mahasiswa dan cara menjalankannya. Jika dituliskan pada
pemrograman java adalah sebagai berikut:
package Latihanoop;
/**
*
* @author Blackberry 9810
*/
import java.io.*;
public class perhitungan_nilai_mahasiswa
{
public static void main (String[]args)
throws IOException
{
BufferedReader Input = new
BufferedReader (new InputStreamReader (System.in));
String nama;
double
nmuts,nmuas,nmtugas,na;
int nuts,nuas,ntugas,nim;
System.out.print("Masukan Nama Mahasiswa ="); nama
= Input.readLine();
System.out.print("Masukan NIM Mahasiswa
="); nama = Input.readLine();
System.out.print("Masukan Nilai
Uts
="); nuts = Integer.parseInt(Input.readLine());
System.out.print("Masukan Nilai
Uas
="); nuas = Integer.parseInt(Input.readLine());
System.out.print("Masukan Nilai Tugas
="); ntugas = Integer.parseInt(Input.readLine());
System.out.print("\n");
nmuts= (nuts*35)/100;
nmuas= (nuts*25)/100;
nmtugas= (nuts*25)/100;
na = (nmuts+nmuas+nmtugas);
System.out.println("Nama
Mahasiswa
="+nama);
System.out.println("Nilai Murni yang diperoleh =A");
System.out.println("Nilai UTS
="+nmuts);
System.out.println("Nilai
UAS
="+nmuas);
System.out.println("Nilai
TUGAS
="+nmtugas);
System.out.println("Nilai yang diperoleh
="+na);
}
}
Delapan macam tipe data primitif dalam pemrograman Java,
yaitu :
Integer merupakan tipe data numerik yang
digunakan apabilatidak berurusan dengan pecahan atau bilangan desimal. Tipe
data numerik yang termasuk integer adalah sebagai berikut :
· Byte Memiliki nilai integer dari -128 sampai +127
dan menempati 1 byte ( 8 bits ) di memori
· Short Memiliki nilai integer dari -32768 sampai
32767 dan menempati 2 bytes ( 16 bits ) di memori
· Int Memiliki nilai integer dari -2147483648
sampai 2147483647 dan menempati 4 bytes ( 32 bits ) di memori
· Long Memiliki nilai dari -9223372036854775808
sampai 9223372036854775807 dan menempati 8 bytes ( 64 bits ) dimemori
Bilangan integer biasanya menggunakan int, dan
bukan byte, short maupun long. Bilangan integer juga mengenal nilai positif dan
negatif ( signed number ). Tipe data byte dan short hanya digunakan pada
aplikasi khusus yang memperhatikan penggunaan memori.
Sedangkan long jarang digunakan karena jarang
memerlukan bilangan sebesar kapasitas long.
Floating Point digunakan untuk menangani bilangan
desimal atau perhitungan yang lebih detail dibanding integer. Ada dua macam
floating point, yaitu :
· Float memiliki nilai -3.4x108 sampai +3.4x108 dan menempati 4 byte di memori\
· Double memiliki nilai -1.7x10308 sampai +1.7x10308
Semua bilangan pecahan atau desimal dalam Java
tanpa diakhiri huruf f akan dianggap sebagai double. Sedangkan
bilangan yang ingin dikategorikan sebagai float harus diakhiri dengan
huruf F. Misalnya : 4.22 F atau 2.314f. Sedangkan untuk
bilangan double, bisa menambah dengan huruf D, karena secara default bilangan
dengan koma atau pecahan atau desimal akan dianggap sebagai double.
c. Char
Char adalahkarakter tunggal
yang didefinisikan dengan diawali dan diakhiri dengan tanda ‘ (
petik tunggal ). Char berbeda dengan String, karena String bukan merupakan tipe
data primitif, tetapi sudah merupakan sebuah objek. Tipe char mengikuti aturan
unicode, sehingga dapat menggunakan kode /u kemudian diikuti bilangan dari 0
sampai 65535, tetapi yang biasa digunakan adalah bilangan heksadesimal dari
0000 sampai FFFF. Misalnya : ‘\u123’
d. Boolean
Dalam Java dikenal tipe data boolean yang terdiri
dari dua nilai saja, yaitu true dan false. Boolean sangat penting dalam
mengevaluasi suatu kondisi, dan sering digunakan untuk
menentukan alur program.
sumber : google dan pak estiyand
No comments:
Post a Comment