VLSM adalah teknik yang memungkinkan administrator
jaringan untuk membagi ruang alamat IP ke subnet yang berbeda ukuran, tidak
seperti ukuran Subnetting. Untuk menyederhanakan VLSM adalah dengan memecah
alamat IP ke subnet (beberapa tingkat) dan mengalokasikan sesuai dengan
kebutuhan individu pada jaringan. Hal ini juga dapat disebut IP tanpa kelas
pengalamatan. Sebuah classful menangani atau mengikuti aturan umum yang telah
terbukti berjumlah pemborosan alamat IP.
Cara Cepat Perhitungan Variabel Length Subnet Mask
(VLSM)
awan networking 2012-02-19 04:57 PM
VLSM (Variabel Length Subnet Mask) adalah suatu teknik
untuk mengurangi jumlah terbuang [ruang, spasi] alamat. kita dapat memberi
suatu subnet ke seseorang, dan dia dapat lebih lanjut membagi subnet ke dalam beberapa subnets. Oleh karena
lebar dari subnet akan diperkecil, maka disebut dengan Variable Subnet Length
Mask (VLSM).
Perhitungan IP Address menggunakan metode VLSM adalah
metode yang berbeda dengan memberikan suatu Network Address lebih dari satu
subnet mask, jika menggunakan CIDR dimana suatu Network ID hanya memiliki satu
subnet mask saja, perbedaan yang mendasar disini juga adalah terletak pada
pembagian blok, pembagian blok VLSM bebas dan hanya dilakukan oleh si pemilik
Network Address yang telah diberikan kepadanya atau dengan kata lain sebagai IP
address local dan IP Address ini tidak dikenal dalam jaringan internet, namun
tetap dapat melakukan koneksi kedalam jaringan internet, hal ini terjadi
dikarenakan jaringan internet hanya mengenal IP Address berkelas.
Dalam contoh kasus ini misalnya kita akan membangun
sebuah jaringan internet dalam sebuah perusahaan besar. Dengan ketentuan Host
yang dibutuhkan antaran lain:
Ruang utama 1000 host
Ruang Kedua 500 host
Ruang ketiga 100 host
Ruang Server 2 host
Dengan alamat
jaringan 172.16.0.0/16. Sebelum kita mulai menghitung vlsm, disini kita akan
mencantumkan 8 bit angka ajaib ini:
128 . 64 . 32 . 16 . 8 . 4 . 2 . 1 .
Dan membuat tabel-tabel untuk mempercepat proses
perhitungan VLSM.
Seperti tabel-tabel berikut:
Host ke Jumlah Host
Subnet mask Pre. mask
2^0 1 255.255.255.255 /32
2^1 2 255.255.355.254 /31
2^2 4 255.255.255.252 /30
2^3 8 255.255.255.248 /29
2^4 16 255.255.255.240 /28
2^5 32 255.255.255.224 /27
2^6 64 255.255.255.192 /26
2^7 128 255.255.255.128 /25
2^8 256 255.255.255.0 /24
2^9 512 255.255.254.0 /23
2^10 1024 255.255.252.0 /22
2^11 2048 255.255.248.0 /21
2^12 4096 255.255.240.0 /20
2^13 8192 255.255.224.0 /19
2^14 16386 255.255.192.0 /18
2^15 32768 255.255.128.0 /17
2^16 65536 255.255..0 /16
2^17 131072 255.254.0.0 /15
2^18 262144 255.2520.0 /14
2^19 524288 255.248.0.0 /13
2^20 1048576 255.240.0.0 /12
2^21 2097152 255.224.0.0 /11
2^22 4194304 255.192.0.0 /10
2^23 8388608 255.128.0.0 /9
2^24 16777216 255.0.0.0 /8
Untuk mendapatkan Jumlah host seperti ditabel pangkatkan dengan (host ke) pada tabel diatas yang paling samping.
contohnya 2^24 hasilnya 16777216.
Tabel berikut ini akan mempercepat proses pencarian
network dari jumlah host yang
ditentukan.
Pembagian Nilai Host Id
256 / 256
= 1
512 / 256
= 2
1024 /256
= 4
2048/ 256
= 8
4096 /256
= 16
8192 / 256
= 32
Cara kerja seperti ini:
Jika hasil jumlah host yang diinginkan bisa dibagi
dengan 256 maka, hasil dari pembagian ditaruh di oktet ke 3, dan jika jumlah host tidak bisa dibagi dengan
256 maka ditaruh di oktet ke 4:
contohya seperti kasus berikut:
Dengan IP 172.16.0.0/16
1. Ruang Utama 1000 host
Disini dibutuhkan 1000 host yang akan terhubung dengan
internet ,untuk mendapat 1000 host atau lebih perhatikan tabel diatas. Karena
yang dibutuhkan1000 maka cari hasil pemangkatan 1000 or >= 1000 host. dari tabel diatas yang
sesuai dengan kebutuhan host yang dibutuhkan
gunakan 2^10 = 1024 dan
untuk mencari nilai network ikutilah
tabel pembagian diatas, 1024/256 = 4.
Karena bisa dibagikan dengan 256 jadi hasil pembagian tersebut, pada
subnet berikutnya ditaruh oktet ke 3.
Lebih Lengkapnya seperti dibawah ini:
Dan untuk mengetahui IP broadcastnya yakni hasil dari
alamat jaringan berikutnya untuk dikurangi 1. begitu juga IP terakhirnya.
Network :
172.16.0.0/22
IP Pertaam :
172.16.0.1
IP Terakhir :
172.16.3.254
IP Broadcast : 172.16.3.255
Subnet Mask : 255.255.252.0
2. Ruang Kedua 500 host
Untuk Ruangan Kedua host
yang dibutuhkan or komputer yang bisa terhubung dengan internet sebayak
500 komputer. Untuk mendapatkan 500 host atau lebih maka kita cari pemangkatan
yang menghasilkan Host 500 atau lebih. dari tabel diatas yang menghasilkan 500
host >=500 host yang sesuai dengan kebutuhan host yang digunakan 2^9= 512.
Da untuk mencari nilai network. seperti tabel diatas 512 /256 = 2. Karena masih dibagi dengan 256 so hasil dari pembagian tersebut pada subnet
berikutnya ditaruh pada oktet ke 3. seperti berikut:
seperti penjelasan sebelum jika bisa dibagi 256 maka
hasil dari pembagian dimasukkan di oktet ke 3 untuk Network Address berikutnya.
Dan untuk IP broadcast caranya sama seperti diatas.
Network
: 172. 16. 4. 0/23
IP Pertama :
172.16. 4.1
IP Terakhir :
172.16. 5.254
IP Broadcast :
172.16.5. 255
Subnet Mask : 255.255.254.0
seperti 2 kasus diatas
dari Natwork Address :
172.16.0.0 karena pada oktet 3 sudah ditambah hasil dari
pembagian host 1024/254 = 4. jadi padu
Network Address ke 2 menjadi
172.16.4.0. begitu juga untuk alamat ke 3 kerana bisa dibagi 512/256 =2 maka untuk
subnet berikutnya ditambah hasil pembagian
menjadi
172.16.6.0.
Begitu juga penjelasan diatas tentang IP broadcast: hasilnya bisa dilihat 2 contoh kasus diatas.
3. Ruang Ketiga 100 Host
Nah sekarang untuk Ruang ke 3 yang membutuhkan 100
host, maka konsep perhitungan kita
gunakan konsep kelas C atau bermain pada Oktet ke 4. Seperti yang sudah kita
bahas sebelum jika jumlah host yang diinginkan tidak bisa dibagi 256 maka kita
taruh di oktet ke 4, kerana 100/256 tidak bisa dibagi hasil untuk host ditaruh
pada oktet ke 4.
Dan untuk kelas C untuk mencari IP broadcast yaitu hasil
dari Network Address berikutnya dikurangi 1, dan untuk mencari IP Terakhir
yaitu hasil dari Host id IP broadcast
dikurangi 1, seperti contoh kasus dibawah.
Network :
172.16. 6 . 0/25
IP Pertama :
172.16. 6 . 1
IP Terakhir :
172.16. 6 . 126
IP Broadcast : 172.16 .6 .127
Subnet Mask : 255.255.255.128
4. Ruang Server 2
Host
Network :
172.16. 6. 128/30
IP Pertama :
172.16. 6. 129
IP Terakhir :
172.16.6. 130
IP Broadcast :
172.16.6.131
Subnet Mask : 255.255.255.252
Sumber BY
AHMAD SAIFUL AMRI
No comments:
Post a Comment