Tuesday, January 28, 2014

part 7

Pemrograman berorientasi objek

Pemrograman berorientasi objek (Inggris: object-oriented programming disingkat OOP) merupakan  suatu teknik pemrograman yang berorientasi objek.
OOP merupakan konsep pemrograman untuk memodelkan objek yang ada dalam kehidupan sehari-hari.
OOP adalah pemrograman yang berorientasi bahwa setiap modul program di anggap sebagai suatu objek yang memiliki fungsi dan data sendiri.

Setiap objek dalam kehidupan nyata dapat kita pandang sebagai kelas, misalnya :
Kelas Hewan,
Kelas Manusia,
Kelas Mobil.
            Kelas Mahasiswa

Sedangkan objek dari kelas tersebut misalnya :
Sapi dan ayam untuk kelas Hewan,
Budi dan Tono untuk kelas Manusia
Toyota dan VW untuk kelas Mobil.
            Toni dan Ayu kelas Mahasiswa

CLASS
  • Class merupakan kumpulan dari objek yang serupa, sedangkan Objek merupakan anggota dari Class.

  • Objek pada class mempunyai atribut (karakter atau data item) dan mempunyai kemampuan (metode atau service atau fungsi).

  • Dengan membuat class berarti kita membuat kerangka dasar atau cetakan yang nantinya dapat digunakan untuk membuat sejumlah objek.

OBJECT
Suatu perwujudan (abstraksi) dari manusia atau benda yang mempunyai siklus hidup : Born (created), Life(run, do it’s job), Dead (destroyed).

Contoh :
  1. John dan Anne adalah mahasiswa AMIK Raharja.

a.       Mahasiswa AMIK Raharja à Class

    1. John dan Anne à Object .

  1. Novel dan komik adalah buku bacaan.
    1. Buku bacaan à Class
    2. Novel dan komikà Object

Pemrograman berorientasi objek :
v  Fungsi dan data bukan menjadi dua hal yang terpisah.
v  Fungsi dan data menjadi satu kesatuan yang disebut sebagai obyek  aktif.
v  Cara pandang program adalah serangkaian obyek yang bekerjasama untuk menyelesaikan suatu problem.



Keuntungan OOP :
  1. Mudah dimodifikasi dan dirawat (maintenance). Hal ini dapat mengurangi maintenance cost suatu sistem.
  2. Komponen yang sudah dibuat, dapat digunakan kembali pada sistem lain yang memerlukan komponen tersebut (reusable). Hal ini juga dapat mengurangi development cost dan development time.
  3. Akses terhadap suatu data dapat diatur dengan mudah. Kita dapat menentukan siapa saja yang dapat mengakses suatu data.


No comments:

Post a Comment