I.
Apa itu motode orientasi objek
Metode Orientasi
Objek merupakan paradigma
pemrograman yang berorientasikan kepada objek.
Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek.
II.
Apa itu objek
Objek merupakan dasar
dari modularitas dan struktur dalam sebuah program
komputer berorientasi objek.Unsur yang membentuk sebuah objek adalah data dan
function.
III.
Apa itu kelas
Kelas adalah pembentuk utama dari
sistem berorientasi objek atau kumpulan atas definisi data
dan fungsi-fungsi dalam suatu unit untuk suatu tujuan tertentu.
IV.
Apa itu Encapsulation
Encapsulation adalah pembungkus, pembungkus disini
dimaksudkan untuk menjaga suatu proses program agar tidak dapat diakses secara
sembarangan atau di intervensi oleh program lain. Konsep enkapsulasi sangat
penting dilakukan untuk menjaga kebutuhan program agar dapat diakses
sewaktu-waktu, sekaligus menjaga program tersebut.
V.
Apa itu Inheritance
Inheritance atau pewarisan pada pemrograman berorientasi objek merupakan
suatu hubungan dua buah kelas atau lebih. Dalam hal ini ada kelas yang memiliki
atribute dan metode yang sama dengan kelas lainnya beserta atribute dan metode
tambahan yang merupakan sifat khusus kelas yang menjadi turunannya.
VI.
Apa itu Generalisasi atau Spesialisasi
Generalisasi adalah pendefinisian
subclass-subclass yang disatukan menjadi entitas
superclass tunggal berdasarkan karakteristik umum. Disamping proses
desain top-down (dari inisial entitas ke level lebih
rendah /subgrup),
desain juga dapat dilakukan dengan proses bottom-up,
yaitu banyak entitas disintesiskan menjadi entity yang lebih tinggi berdasarkan
kesamaan feature-nya
Spesialisasi adalah proses yang memperhatikan
perbedaan setiap anggota dari sebuah entitas sehingga anggota dari sebuah
entitas bisa dikelompokkan ke dalam kelompok yang lebih kecil.
VII.
Apa itu Polimorfisme
Polimorfisme adalah suatu aksi yang memungkinkan pemrogram
menyampaikan pesan tertentu keluar dari hirarki obyeknya, dimana obyek yang
berbeda memberikan tanggapan/respon terhadap pesan yang sama sesuai dengan
sifat masing-masing obyek.
VIII.
Apa itu uml
Unified
Modeling Language (UML) adalah bahasa spesifikasi standar untuk mendokumentasikan,
menspesifikasikan, dan membangun sistem perangkat lunak.
IX.
Jelaskan semua diagram dan Notasi Uml
Diagram UML untuk memodelkan aplikasi berorientasi
objek, yaitu:
·
Use Case Diagram untuk
memodelkan proses bisnis.
·
Conceptual Diagram untuk
memodelkan konsep-konsep yang ada di dalam aplikasi.
·
Sequence Diagram untuk
memodelkan pengiriman pesan (message) antar objects.
·
Collaboration Diagram untuk
memodelkan interaksi antar objects.
·
State Diagram untuk
memodelkan perilaku objects di dalam sistem.
·
Activity Diagram untuk
memodelkan perilaku Use Cases dan objects di
dalam system.
·
Object Diagram untuk
memodelkan struktur object.
·
Component Diagram untuk
memodelkan komponen object.
·
Deployment Diagram untuk
memodelkan distribusi aplikasi.
Notasi Dasar UML
Ø Actor
Actor
adalah segala sesuatu yang berinteraksi langsung dengan sistem aplikasi
komputer, seperti orang, benda atau lainnya. Tugas actor adalah memberikan
informasi kepada sistem dan dapat memerintahkan sistem agar melakukan sesuatu
tugas.
Ø Class
Notasi
utama dan yang paling mendasar pada diagram UML adalah notasi untuk
mempresentasikan suatu class beserta dengan atribut dan operasinya.
Ø Use Case
Use
case adalah deskripsi fungsi dari sebuah sistem dari perspektif pengguna. Use
case bekerja dengan cara mendeskripsikan tipikal interaksi antara user
(pengguna) sebuah sistem dengan sistemnya sendiri melalui sebuah cerita
bagaimana sebuah sistem dipakai. Urutan langkah-langkah yang menerangkan antara
pengguna dan sistem disebut scenario.
Ø Diagram UML
UML
merupakan sintak umum untuk membuat model logika dari suatu sistem dan
digunakan untuk menggambarkan sistem agar dapat dipahami selama fase analisis
dan desain. UML biasanya disajikan dalam bentuk diagram/gambar yang meliputi
class beserta atribut dan operasinya, serta hubungan antar class yang meliputi
inheritance, association dan komposisi. UML tediri dari banyak diagram.
Ø Use Case Diagram
Use
case diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem,
yang ditekankan adalah “apa” yang diperbuat sistem dan bukan “bagaimana”.
Sebuah use case mempresentasikan sebuah interaksi antara actor dengan sistem.
Use case menggambarkan kata kerja seperti Login ke sistem, maintenance user dan
sebagainya.
Ø Class Diagram
Class
adalah sebuah spesifikasi yang jika di-instansiasi akan menghasilkan sebuah
objek dan merupakan inti dari pengembangan berorientasi objek. Class
menggambarkan keadaan (attribute/property) suatu sistem, sekaligus menawarkan
layanan untuk memanipulasi keadaan tersebut (metode/fungsi). Class diagram
menggambarkan struktur dan deskripsi class, packed dan objek beserta hubungan
satu sama lain seperti containment, pewarisan, asosiasi dan lainnya.
Ø Activity Diagram
Activity
diagram menggambarkan berbagai alir aktifitas dalam sebuah sistem yang sedang
dirancang, bagaimana masing-masing alir berawal, decision yang mungkin terjadi
dan bagaimana mereka berakhir. Activity diagram juga dapat menggambarkan proses
paralel yang mungkin terjadi pada beberapa eksekusi. Activity diagram
tidak menggambarkan sifat internal dari sebuah sistem dan interaksi antara
beberapa sub sistem secara eksak, tetapi lebih menggambarkan proses-proses dan
jalur-jalur aktivitas dari level atas secara umum. Pada UML 2.X aktivitas tidak lagi disebut sebagai
activity, akan tetapi cukup disebut dengan action saja. Activity adalah
struktur yang lebih tinggi yang terdiri atas action-action yang berurutan. Oleh
karenanya activity diagram menunjukkan action-action yang membangun sebuah
aktivitas.
Ø Sequence Diagram
Sequence
diagram menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan di sekitar sistem
(termasuk pengguna, display dan sebagainya) berupa message yang digambarkan
terhadap waktu. Sequence diagram terdiri atas waktu dan obyek-obyek
yang terkait. Sequence diagram biasa digunakan untuk menggambarkan skenario
atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai respons dari sebuah event
untuk menghasilkan output tertentu, proses dan perubahan apa saja yang terjadi
secara internal dan output apa yang dihasilkan.
No comments:
Post a Comment