Friday, June 7, 2013

part 3

1 Notasi Dasar UML 
Actor
Actor adalah segala sesuatu yang berinteraksi langsung dengan sistem aplikasi komputer, seperti orang, benda atau lainnya. Tugas actor adalah memberikan informasi kepada sistem dan dapat memerintahkan sistem agar melakukan sesuatu tugas.
Class
Notasi utama dan yang paling mendasar pada diagram UML adalah notasi untuk mempresentasikan suatu class beserta dengan atribut dan operasinya. Class adalah pembentuk utama dari sistem berorientasi objek.
Use Case
Use case adalah deskripsi fungsi dari sebuah sistem dari perspektif pengguna. Use case bekerja dengan cara mendeskripsikan tipikal interaksi antara user (pengguna) sebuah sistem dengan sistemnya sendiri melalui sebuah cerita bagaimana sebuah sistem dipakai. Urutan langkah-langkah yang menerangkan antara pengguna dan sistem disebut scenario.
Diagram UML
UML merupakan sintak umum untuk membuat model logika dari suatu sistem dan digunakan untuk menggambarkan sistem agar dapat dipahami selama fase analisis dan desain. UML biasanya disajikan dalam bentuk diagram/gambar yang meliputi class beserta atribut dan operasinya, serta hubungan antar class yang meliputi inheritance, association dan komposisi. UML tediri dari banyak diagram.
Use Case Diagram
Use case diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem, yang ditekankan adalah “apa” yang diperbuat sistem dan bukan “bagaimana”. Sebuah use case mempresentasikan sebuah interaksi antara actor dengan sistem. Use case menggambarkan kata kerja seperti Login ke sistem, maintenance user dan sebagainya.
Class Diagram
Class adalah sebuah spesifikasi yang jika di-instansiasi akan menghasilkan sebuah objek dan merupakan inti dari pengembangan berorientasi objek. Class menggambarkan keadaan (attribute/property) suatu sistem, sekaligus menawarkan layanan untuk memanipulasi keadaan tersebut (metode/fungsi). Class diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class, packed dan objek beserta hubungan satu sama lain seperti containment, pewarisan, asosiasi dan lainnya.

Activity Diagram
Activity diagram menggambarkan berbagai alir aktifitas dalam sebuah sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing alir berawal, decision yang mungkin terjadi dan bagaimana mereka berakhir. Activity diagram juga dapat menggambarkan proses paralel yang mungkin terjadi pada beberapa eksekusi. Activity diagram tidak menggambarkan sifat internal dari sebuah sistem dan interaksi antara beberapa sub sistem secara eksak, tetapi lebih menggambarkan proses-proses dan jalur-jalur aktivitas dari level  atas secara umum. Pada UML 2.X aktivitas tidak lagi disebut sebagai activity, akan tetapi cukup disebut dengan action saja. Activity adalah struktur yang lebih tinggi yang terdiri atas action-action yang berurutan. Oleh karenanya activity diagram menunjukkan action-action yang membangun sebuah aktivitas.
Sequence Diagram
Sequence diagram menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan di sekitar sistem (termasuk pengguna, display dan sebagainya) berupa message yang digambarkan terhadap waktu. Sequence diagram terdiri atas waktu dan obyek-obyek yang terkait. Sequence diagram biasa digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai respons dari sebuah event untuk menghasilkan output tertentu, proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output apa yang dihasilkan.

State Machine Diagram
Interaction  diagram dan state chart menampilkan dua pandangan yang saling melengkapi tentang perilaku  dinamis sebuah sistem. Interaction diagram menunjukan pesan-pesan yang dilewatkan diantara obyek-obyek didalam sistem selama periode waktu yang pendek. Sedangkan state chart diagram menelusuri individu-individu obyek melalui keseluruhan daur hidupnya, menspesifikasikan semua urutan yang mungkindari pesan-pesan yang akan di terima objek tersebut bersama-sama dengan tanggapan atas pesan-pesan tersebut.
Simbol  UML untuk state transition diagram adalah segiempat yang setiap pojoknya dibuat rounded. Titik awalnya menggunakan lingkaran solid yang diarsir dn diakhiri dangan mata.
UML juga memberi pilihan untuk menambahkan detail ke dalam simbol tersebut dengan membagi menjadi 3 area yaitu nama state, state variable dan activity.

State variable seperti timer dan counter kadangkala sangat membantu. Activity terdiri atas events dan action. Tiga hal yang sering dipakai disini adalah entry ( apa yang terjadi ketika sistem masuk ke state), exit ( apa yang terjadi ketika sistem meninggalkan state) dan do ( apa yang terjadi ketika sistem ada di state). Hal-hal lain bisa ditambahkan jika perlu.

Collaboration Diagram
Informasi yang disampaikan sama dengan sequencial diagram namun beda dalam penggambaran dan kegunaannya saja. Dalam diagram ini  digambarkan hubungan  antara objek dan actor dengan tidak memperhatikan waktu/urutan.

Component Diagram
Component diagram mengandung componet, interface dan relationship.
Hal penting pada component adalah component mewakili potongan-potongan yang independent yang bisa dipesan dan diperbaharui sewaktu-waktu.  Dengan demikian, pembagian sistem kedalam component-component lebih banyak didorong oleh kepentingan marketing dari pada kepentingan teknis. Meskipun demikian harus juga diingat bahwa terlalu banyak component juga kurang bagus, karena susah mengatur dan memeliharanya khususnya menyangkut masalah versioning.
Component digunakan untuk menunujukan struktur fisik. Hal tersebut tidak terlalu benar sekarang, karena struktur fisik ditunjukan dengan artifact. Artifact adalah manifestasi fisik dari software, biasanya file. File-file ini biasanya bisa dieksekusi/executable (seperti: . EXE file, biner, file JAR, Assembly atau Script) atau file-file data, file-file konfigurasi, dokumen HTML dan lain-lain.
Component  dihubungkan melalui interface yang diimplementasikan. Biasanya menggunakan notasi ball-and-socket seperti class diagram. Component juga bisa dikompose dengan menggunakan composite struktur diagram.
Pada contoh ini, seorang sales mesin dapat berhubungan dengan component server sales, dengan menggunakan interface sales message. Karena networknya tidak dapat dipercaya, component antrian pesan (queue) dipasang sehingga masih tetap dapat berhubungan dengan server ketika server sedang hidup dan berhubungan dengan queue ketika network mati. Selanjutnya queue berhubungan dengan server ketika network sudah berfungsi kembali. Hasilnya queue message hasus bisa mendukung interface sales message untuk berhubungan dengan component mesin dan membutuhkan interface tersebut untuk berhubungan dengan server. Server dibagi menjadi 2 component utama. Prosesor transaksi untuk merealisasikan interface sales message dan accounting driver untuk berhubungan dengan system akutansi.


No comments:

Post a Comment